Penjualan Mayora Indah Tumbuh 18,7 Persen pada Semester I 2021 Saat Pandemi

Penjualan Mayora Indah Tumbuh 18,7 Persen pada Semester I 2021 Saat Pandemi

Sebuah fakta mengejutkan muncul dari PT Mayora Indah Tbk berdasarkan laporan keuangan mayora menyatakan bahwa di saat pandemi saat ini Mayora berhasil melakukan penjual mencapai angka Rp 13,15 triliun pada semester pertama di tahun 2021. Jika di bandingkan dengan penjualan pada Semester 1 pada tahun 2020  terjadi kenaikan secara signifikan karena pada tahun lalu hanya mampu menjual  di angka Rp 11,08 trilliun.

Jika di lihat lagi penjualan dari Mayora Indah berdasarkan laporan keuangan penjualan tertinggi di dominasi oleh penjualan lokal di mana angka itu mencapai Rp 7,74 trilliun dan untuk skala ekspor terjual di angka Rp 5,4 triliun.

Kesuksesan itu tidak lepas dari yang namanya struktur organisasi yang bekerja dengan baik dan saling singkron antara yang satu dengan yang lainnya.

Tinggi penjualan dari Mayora di saat pandemi juga dampak positif dari pandemi dimana orang-orang lebih banyak membeli makanan instan berupa biskuit, serial sebagai stock makanan di rumah untuk mengurasi intensitas melakukan aktivitas di luar membeli makanan atau cemilan.

Sebenarnya efek ini tidak hanya di rasakan Mayora tapi juga perusahaan lain bergerak di industri yang sama selain Mayora. Dimana secara total memiliki laba penjualan yang positif dan menguntungkan.

Demi membuat laporan keuangan mayora  menuju arah yang positif, maka pihak dari Mayora berusaha untuk lebih fokus pada strategi bisnis tepat dan akurat. Tentunya keputusan ini di ambil di karenakan kondisi ekonomi yang sulit di tebak di karenakan situasi Pandemi Covid 19.

Saat ini pandemi Covid 19 merubah pola dari para konsumen di seluruh dunia terutama di Indonesia. Dengan adanya prodak SKU atau prodak yang memang di butuhkan oleh konsumen dengan target wilayah yang tepat maka ini akan menaikan potensi penjualan di lokal ataupun pasar ekspor.

Dengan target yang lumayan tinggi di saat pandemi, bukan berarti Mayora hanya meningkatkan kuantitas tapi juga kualitas juga di tingkatkan agar memberikan rasa percaya konsumen terhadap brand Mayora.

Saat ini Mayora Indah (MYOR) pada Semester II memiliki prioritas dari Mayora adalah untuk meningkatkan ekspor meskipun ini masih dalam kondisi Covid 19 ke berbagai Negara. Mayora Indah (MYOR) pada tahun ini sudah menargetkan akan melakukan ekspor sebesar 40-50% sebagai target bisnis yang sudah di tetapkan bersama.

Dengan semakin baiknya strategi bisnis Mayora di menghadapi Pandemi Covid19 di 2021 tentunya berbanding terbalik dengan tahun 2020 di mana Mayora sempat merasakan dampak negatafi terhadap penjualan. Sedangkan di tahun 2021 saat ini Mayora berhasil meningkatkan penjualannya dan bergerak ke arah yang lebih baik di pasar modal.