Susu Milo Kaleng Untuk Usia Berapa?

Susu Milo Kaleng Untuk Usia Berapa?

Anda pasti sudah tidak asing lagi dengan merek Milo yang awalnya memang populer karena produk susu coklatnya namun sekarang sudah hadir dengan berbagai kemasan susu coklat seperti Milo kaleng, Milo kotak, Milo sachet, dan varian lainnya. Bahkan, Milo juga hadir dengan varian coklat saja yang sangat disukai oleh berbagai kalangan.

Menurut ahli gizi klinis dr. Nurul Ratna Mutu Manikam, M.Gizi, Sp.G.K., semua produk susu untuk anak yang ada di Indonesia harus mencapai kandungan gizi yang tepat. Untuk saat ini di Indonesia peraturannya masih sama. Jadi apapun merk susunya, kadar gula darah sudah ditentukan dan tidak boleh dilampaui.

Namun, dalam praktiknya, selama penyajian, produk susu anak sering ditambahkan dengan atau tanpa tambahan gula sesuai ukuran penyajian yang disarankan, sehingga kadar gulanya lebih tinggi. Jika susu diberikan kepada seorang anak terus menerus, anak tersebut tidak akan dapat mengenali makanan yang berbeda dan akan meningkatkan risiko obesitas atau diabetes.

Itulah mengapa susu anak sekarang sangat memperhatikan kandungan gulanya baik itu hanya mengandung sedikit gula atau bahkan tidak ada sama sekali yang biasanya diganti dengan gula alami agar bisa menghindari risiko obesitas dan diabetes.

Berapa Jumlah Susu yang Dibutuhkan Anak?

Umumnya, setelah anak lepas ASI, balita akan mulai minum susu formula baik sebagai MPASI atau setelah MPASI. Jadi berapa banyak susu yang dibutuhkan bayi? Sepertinya itu tergantung pada usia anak. Berikut rekomendasi mengenai konsumsi susu untuk anak:

  • Dari usia 2 sampai 8 tahun minum 2 gelas susu per hari.
  • Anak-anak berusia 9 sampai 18 tahun minum 3 gelas susu per hari.

Jika anak Anda tidak minum susu, Anda bisa menggantinya dengan makanan lain dari kelompok susu, seperti keju dan yogurt, atau makanan yang kaya kalsium dan vitamin D. Atau tentu bisa memilih jenis susu atau kreasi dari susu yang dibuat sendiri dan disukai oleh anak-anak.

Susu sendiri merupakan makanan atau minuman pelengkap dan tidak bisa menjadi sumber energi utama karena masih harus tetap diikuti dengan makanan bergizi lainnya agar kebutuhan nutrisi harian anak terpenuhi. Produk milo kaleng dan varian lainnya salah satunya yang bisa dijadikan sebagai tambahan makanan atau minuman.

Anak-anak yang Boleh Mengonsumsi Milo

Pihak Milo mengungkapkan bahwa susu Milo dapat dikonsumsi oleh anak-anak berusia 1 tahun ke atas yang tidak memiliki indikasi medis tertentu. Meski begitu, produk susu Milo sangat direkomendasikan untuk anak usia 5-12 tahun, karena pada usia ini anak-anak membutuhkan lebih banyak energi untuk beraktivitas.

Jika Anda ingin menikmati manfaat susu bagi kesehatan, Anda harus mempertimbangkan usia dan asupan susu yang direkomendasikan di atas. Juga ingat untuk tidak memberikan susu Milo anak Anda terlalu banyak gula untuk menghindari risiko obesitas dan diabetes.

Jadi sebenarnya susu Milo baik untuk anak-anak 5 – 12 tahun atau bisa diberikan kepada anak-anak sejak ia berusia 1 tahun jika sesuai porsinya atau tidak berlebihan. Untuk praktisnya, Anda bisa memberikan milo kaleng untuk si kecil bawa ke sekolah.